Capture.JPG

Seorang dosen muda, Fauzan (28), warga Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, ditemukan tewas di dalam bak air dalam rumah orang tua angkatnya di Kota Bukit Tinggi. Setelah diautopsi polisi tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban dan tak ada indikasi korban bunuh diri.

Korban diduga tewas karena kehabisan napas saat pingsan dan terjatuh ke dalam bak penampung air. Kepada orang tua angkatnya, korban sebelumnya mengaku sedang banyak masalah di Padang, sehingga menenangkan diri ke Bukit Tinggi.

Zurnus (72), orang tua angkat korban menyebutkan, Fauzan merupakan seorang dosen muda di beberapa universitas dan universitas terbuka di Kota Padang ini pada Selasa 6 Februari 2018 malam dinyatakan hilang. Korban yang datang ke Bukittinggi untuk menenangkan diri ini, tiba-tiba tidak diketahui keberadaannya.

Pencarian yang dilakukan hingga Rabu (7/2/2019) dini hari tidak membuahkan hasil dan korban baru ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB. “Sejak malam dicari ke Panorama Baru ke Jambu Air, lalu ke seluruh rumah keluarga semua kami periksa tidak ketemu. Tahunya siang pas si Eko gosok gigi lihat Fauzan tenggelam di dalam bak,” kata Zurnus.

Penemuan korban yang sudah tak bernyawa di dalam bak membuat keluarga orang tua angkatnya kaget dan langsung melaporkan ke polisi. Kepada polisi keluarga menyebutkan korban kerap datang dan bermalam di rumah untuk menenangkan diri pada Jumat 2 Februari 2018.

Korban kembali datang menenangkan diri dari masalah yang sedang dihadapinya di Padang. Menurut keluarga pada selasa sore sebelumnya korban juga mengeluh sakit leher dan kepala.

Saat olah tempat kejadian polisi tidak menemukan tanda-tanda terjadinya kekerasan di sekitar lokasi. Kapolsek Kota Bukit Tinggi Kompol Zahari Almi menyebutkan, dari dalam ponsel korban polisi menemukan pesan singkat tentang masalah yang dikirim ke adiknya.

Dugaan sementara korban tewas bukan karena bunuh diri karena depresi. Kemungkinan tewas dibunuh juga tidak ditemukan. Sementara dari pemeriksaan visum luar pihak medis pada tubuh korban tidak ditemukan luka-luka atau tanda-tanda akibat kekerasan.

Korban diduga tewas karena pusing lalu pingsan dan terjatuh ke dalam bak penampungan air. Saat pingsan di dalam air itulah korban kehabisan napas. Setelah proses visum luar jenazah korban Rabu sore langsung dibawa ke kota padang untuk dimakamkan.

Advertisements