046072100_1516610442-tapel1.jpg

Kekayaan kuliner khas Cirebon makin banyak diburu, mulai dari makanan lesehan hingga jajanan pasar tradisional. Beberapa jenis kuliner pun mudah ditemui, dari yang kering hingga kue basah. Namun tak semua tahu jenis kuliner khas Cirebon bernama Tapel.

Sekilas, kue ini mirip dengan kue modern yang ada di supermarket yakni jenis crepes atau kue ape. Namun, jika diperhatikan, kue tapel berbeda dengan kue lain.

Proses pembuatan tapel dilakukan secara tradisional. Adonan kue tapel berbahan kelapa parut yang dicampur dengan tepung beras.

Kedua bahan tersebut diaduk menggunakan air kelapa hingga menjadi adonan. Adonan dicetak manual berbentuk lingkaran di atas kuali wajan yang terbuat dari besi.

Proses mencetaknya menggunakan daun pisang. Lima menit kemudian, adonan tapel tersebut diberi lapisan ketan agar bentuknya tidak rusak ketika sudah matang.

Tiga menit setelah dilapisi ketan, adonan ditaburi pisang raja dan gula merah. Biarkan, beberapa menit kemudian pisang dan gula merah dipenyet hingga melebur jadi satu dengan adonan.

Dia menjelaskan, adonan dicetak manual di atas loyang besi agar bagian dasar adonan tampak licin sehingga mudah dingkat. Sebelum meletakkan adonan, loyang terlebih dahulu digosok menggunakan batu sela.

Advertisements