050447100_1435203651-pantai_boom_copy.jpg

Wisata bahari Banyuwangi kini dilengkapi kapal cepat marina Srikandi yang menghubungkan rute Bali dan Lombok. Mulai beroperasi besok, 30 Desember 2017, kapal cepat ini memungkinkan wisatawan dari Dermaga Kedonganan Denpasar Bali berkunjung ke Dermaga Pantai Boom di Banyuwangi hanya dalam waktu dua jam. Melalui perjalanan darat dan penyeberangan, rute ini biasanya menghabiskan waktu hingga lima sampai enam jam.

“Dalam konteks pemasaran, kita tidak akan mungkin melepaskan diri dari Bali dan Lombok. Khususnya Bali, ini harus kita manfaatkan karena di sana pasar utama wisatawan mancanegara. Hampir 5 juta turis asing datang ke sana tiap tahun, dan itu sebagian harus kita tarik mampir ke Banyuwangi. Nah kapal cepat ini memudahkan pemasaran Banyuwangi ke para turis yang ada di Bali maupun Lombok,” kata Anas.

Sementara itu, Direktur Marina Srikandi, Mulyono Sugito mengatakan, untuk tahap awal kapal cepat dibuka satu kali trip Bali-Banyuwangi, dengan kapal menginap di Banyuwangi.

“Kita akan buka dua kali trip seiring pertumbuhan pasar ke depan,” ungkap Mulyono.

Mulyono sendiri sangat optimis dengan perkembangan wisata marina di Banyuwangi, apalagi kapal ini juga terkoneksi dengan Lombok, yang otomatis bisa men-direct kunjungan wisatawan mancanegara ke Banyuwangi. Kapal cepat marina Srikandi tercatat punya panjang badan sekitar 21,84 meter dengan lebar hingga 6,30 meter. Dengan ukuran tersebut, kapal ini mampu menampung hingga 145 wisatawan dalam sekali jalan. Ketua Bidang Promosi dan Pemasaran Luar Negeri, Asosiasi Tour and Travel Indonesia (Asita) Edi Sunyoto mengatakan, kapal cepat ini fokus bakal memudahkan akses wisman dari Bali ke Banyuwangi.

Advertisements