038697100_1510561327-rante3.jpg

Nama Rantemario mungkin tidak seterkenal Mahameru atau Rinjani, namun gunung tertinggi di Pulau Sulawesi ini tidak kalah soal keindahan alamnya. Berada di kawasan Latimojong, Sulawesi Selatan, pegunungan ini memiliki beberapa puncakan, dengan Rantemario sebagai puncak tertinggi dengan ketinggian mencapai 3.478 meter di atas permukaan laut.

Pintu masuk pendakian berada di Desa Baraka. Untuk sampai ke lokasi ini dari Kota Makassar menempuh waktu sekitar 6 jam perjalanan darat. Dari desa ini, pendaki akan dibawa menuju ke Desa Karangan menggunakan mobil jeep selama tiga jam. Medan yang berat membuat perjalanan mustahil dilalui dengan kendaraan biasa.

Desa Karangan menjadi titik awal penjelajahan ke Gunung Rantemario. Jalur pendakian melalui desa ini menjadi favorit para pendaki untuk mencapai puncak karena lebih efektif dan lebih baik ketimbang jalur lainnya. Berada pada ketinggian sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut, peduduk Desa Karangan mayoritas berprofesi sebagai petani. Banyak perkebunan kopi milik warga saat melitas desa ini untuk sampai ke pos 1 pendakian.

Tantangan pendakian mulai dirasakan saat tiba di pos satu menuju pos sekanjutnya. Hutan rimba yang makin lebat akan menemani selama pendakian. Meski jalur pendakian masih dianggap mudah ketimbang gunung-gunung di Pulau Jawa, namun akar pohon yang melintang membuat pijakan menjadi sangat licin. Perlu ekstra hati-hati sangat ingin melangkah.

Sampai di pos 2, suguhan aliran sungai yang jernih menjadi pengobat rasa lelah para pendaki. Airnya yang jernih kerap dimanfaatkan para pendaki untuk membuat keperluan logistik selama rehat.

Advertisements