052435300_1492840385-Tanjung_Lesung_33.jpg

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Pandeglang Irna Narulita baru saja me-launching Festival Pesona Tanjung Lesung 2017. Mengusung tema besar “Sport & Adventure”, festival ini dijadwalkan berlangsung pada 22-24 September 2017.

Penyelenggaraan festival demi festival bisa memperkuat unsur 3A, yaitu Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas. Apalagi Tanjung Lesung menjadi salah satu dari 10 destinasi prioritas yang masuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang ditetapkan pemerintah.

Dirinya menilai Sport & Adventure yang dijadikan sebagai tema dalam FPTL 2017 dengan menampilkan event unggulan antara lain Rhino XTriathlon, MTB XC Race, dan Internasional Bebegig mempunyai daya tarik tinggi, mengingat kawasan wisata Tanjung Lesung dan obyek wisata di Kabupaten Pandeglang lainnya sangat mendukung terutama Taman Nasional Ujung Kulon (Ujung Kulon National Park) yang menjadi habitat binatang langka badak bercula satu, ikon pariwisata Banten.

Arief Yahya juga menjelaskan, penyelenggaraan kegiatan festival akan menjadi sarana yang efektif untuk mempromosikan KEK Tanjung Lesung yang belakangan ini semakin menarik para investor.

“Nilai investasi yang masuk di KEK Tanjung Lesung tahun 2016 sebesar Rp 171,5 miliar, dari proyeksi sebesar Rp 1,9 triliun pada 2016-2017, sementara kontribusi wisatawan mancanegara (wisman) dari KEK Tanjung Lesung diproyeksikan sebesar 1 juta wisman, dari target nasional sebesar 20 juta wisman pada 2019,” ungkap Arief Yahya.

Advertisements